Jumat, 25 Juni 2010

Spanyol jawara grup H

PRETORIA - Kekalahan dari Swiss di laga pembuka tidak cukup untuk menyingkirkan Spanyol dari Piala Dunia 2010. Armada Matador justru memuncaki Grup H setelah mencatat kemenangan 2-1 atas Chili, Sabtu (26/6/2010) dini hari.

Vicente del Bosque kembali menduetkan Fernando Torres dan David Villa di lini depan La Furia Roja. Torres, yang menyia-nyiakan sejumlah peluang pada laga kontra Honduras lalu, bergerak cepat di menit-menit awal pertandingan.

Striker Liverpool menyambar tendangan bebas Xavi Hernandez di menit empat melalui tandukan kepala. Sayang, header El Nino masih melambung di atas mistar gawang Claudio Bravo.

Satu menit berselang, Torres kembali mendobrak pertahanan Chili ketika merangsek ke depan gawang Bravo. Namun, lagi-lagi, upayanya belum menemui sasaran.

Memasuki menit 11, giliran gawang Iker Casillas terancam ketika Jean Beausejour menyodorkan umpan matang kepada Mark Gonzalez. Beruntung bagi Spanyol, tendangan Gonzalez masih melebar.

Suporter La Furia Roja akhirnya bersorak di menit 25, ketika Villa mencetak gol indah dari jarak 45 yard. Berawal dari serangan Torres, Bravo berusaha mengantisipasi bola dengan keluar dari kotak penalti. Sayang, keputusannya berujung fatal. Bola jatuh ke kaki El Guaje yang langsung melepaskan tendangan kencang ke gawang yang kosong.

Berkeras l0los sebagai juara grup, Chili kembali menyulitkan pertahanan Matador melalui serangan balik. Untungnya, Spanyol memiliki bek tangguh macam Gerard Pique, yang berhasil menggagalkan upaya Beausejor.

Lepas dari bahaya, Spanyol kembali tersenyum lebar setelah Andres Iniesta menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di menit 37. Villa lagi-lagi berperan besar dalam gol tersebut setelah umpannya berhasil dimaksimalkan gelandang mungil Barcelona.

Sial bagi Chili, selain kebobolan dua gol, mereka juga harus bermain dengan 10 pemain. Itu setelah Marco Estrada menerima kartu kuning kedua akibat pelanggarannya terhadap Torres, beberapa saat sebelum gol terjadi.

Unggul dua gol di babak pertama, agaknya membuat Spanyol sedikit lengah pada babak selanjutnya. Hanya dua menit setelah wasit membunyikan peluit di babak kedua, Chili sukses memperkecil ketinggalan berkat gol Rodrigo Millar yang baru saja masuk menggantikan Gonzalez.

Del Bosque menurunkan Cesc Fabregas di menit 53 untuk menggantikan Torres. Fabregas segera membuka peluang bagi Spanyol melalui umpannya kepada Villa, enam menit kemudian. Sayang, Villa gagal menggapai bola.

Kapten Arsenal kembali mengatur serangan La Seleccion dengan melepaskan umpan kepada Villa di depan gawang Bravo. Sayang, lagi-lagi Villa tak mampu mengontrol arah bola dari Fabregas.

Memasuki 10 menit terakhir pertandingan, kedua tim mulai terlihat 'malas-malasan'. Kedudukan 2-1 telah memastikan Spanyol maupun Chili lolos ke babak 16 besar. Terlebih, pada pertandingan lainnya, Swiss belum berhasil menuai gol ke gawang Honduras.

Spanyol tampaknya enggan mengambil risiko datangnya serangan balik Chili. Di lain pihak, Chili pun tidak lagi ngotot menyerang. Alhasil, skor kemenangan 2-1 untuk Spanyol tidak berubah hingga laga berakhir, sekaligus menempatkan jawara Euro 2008 memuncaki Grup H berkat keunggulan agregat gol atas Chili.

Carles Puyol dkk bakal menghadapi runner-up Grup G, Portugal, di babak 16 besar. Sementara, Chili mengemban tugas berat melawan favorit juara, Brasil.

Tidak ada komentar:

Bookmark and Share

wibiya widget