Tampilkan postingan dengan label Headline news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline news. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Oktober 2010

Deddy Corbuzier Raih Award Internasional

Bookmark and Share
                    Deddy Corbuzier (Foto:Yulianto/Koran SI)
Deddy Corbuzier (Foto:Yulianto/Koran SI)

JAKARTA - Prestasi Deddy Corbuzier membanggakan. Magician Tanah Air ini diakui sebagai magician dunia dan dianugerahi award berskala internasional, Merlin Awards.

Merlin Awards merupakan penghargaan tertinggi di bidang magician. Tidak tanggung-tanggung, CEO International Magicians Society Tony Hassini langsung datang dari New York untuk memberikan piala tersebut secara langsung kepada Deddy.

"Merlin Awards diberikan kepada magician yang memiliki kelebihan berbeda dari kebanyakan. Kami telah menyaring dari 100 orang magician di dunia, sampai akhirnya Deddy Corbuzier yang pantas mendapatkanya," ucap Toni Hassini, di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (5/10/2010).

Deddy yang datang menerima award seorang sendiri tanpa didampingi istri, terlihat bahagia. Deddy terpilih sebagai pemenang International Best Mentalist of the Year 2010. Disinggung piala tersebut akan dipersembahkan kepada siapa, Deddy sempat terdiam sejenak.

"Merupakan suatu kebanggaan untuk saya pribadi dan Indonesia. Sebelumnya, piala ini sempat diberikan kepada David Copperfield. Semoga piala ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda semua. Piala ini saya dedikasikan untuk ayahanda yang sudah tiada," kata Deddy.

Selasa, 12 Oktober 2010

Konferensi Hacker di Bali, Bahas Transaksi Perbankan

Bookmark and Share

Setiap orang harus mempertahankan mesin servernya masing-masing. Tapi ia juga harus siap untuk menyerang mesin lain. Akan ada adu kecerdikan membobol. Inilah simulasi perang para hacker yang akan digelar di Bali.

Itu salah satu kegiatan yang akan digelar di Indonesian Security Conference 2010 (IDSECCONF 2010), pada 16 dan 17 Oktober nanti di STMIK Bali. Ajang adu retas itu, alias permainan "capture the flag", memang akan memposisikan para penjaga server sebagai penjaga benteng. Untuk merebut bendera benteng, taklukkan dulu penjaganya.

Tema konferensi tahun ini adalah keamanan dalam bertransaksi di perbankan elektronik dan pembayaran elektronik. Berbagai isu keamanan dan kerawanan dalam transaksi e-banking dan e-payment akan dibahas.

Sejumlah pemateri akan mempresentasikan berbagai kegiatan meretas. Misalnya y3dips yang bakal bicara soal cara meretas jaringan pribadi. Ada pula indo.pick yang membawa materi membobol brankas dengan lock pick. Ada yang akan membahas soal skimming di mesin ATM hingga cara cepat melakukan hacking pada bank dari tempat-tempat yang tak menarik perhatian, bahkan saat mengantri di bank! Para pemateri adalah hasil seleksi dari makalah yang dikirim ke panitia.

Lalu, dua analis keamanan teknologi informasi, yaitu Yono Reksoprodjo dan Jim Geovedi, juga akan memberikan 'kuliah' di sana.

Bila ingin tahu bahkan ingin ikut di acara yang terbuka untuk umum ini, Anda bisa melihatnya di http://idsecconf.org. Acara ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, pengikut perkembangan teknologi informasi, praktisinya, hingga rakyat biasa.

Sabtu, 02 Oktober 2010

Kota Tarakan Rusuh, Seorang Dilaporkan Tewas


Bookmark and Share

TEMPO Interaktif, Samarinda - Dua kelompok massa di Kota Tarakan, Kalimantan Timur, bentrok, Senin (27/9). Seorang dilaporkan tewas akibat bentrokan itu.

"Korban tewas Abdullah (50) dengan luka di badan," kata Juru Bicara Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Wisanu Sutirta, saat dihubungi di Samarinda, Senin (27/9).

Hingga kini, kata Wisnu, polisi masih melakukan penyelidikan serta identifikasi di lokasi kejadian. Polisi juga sedang mengumpulkan alat bukti.

"Laporan terakhir dari Polres Tarakan sudah sembilan orang diamankan dan belum ada tersangka," kata Wisnu.

Bentrokan terjadi pada Senin pagi. Guna mengantisipasi terjadinya keributan lebih besar, Polres Tarakan telah meminta bantuan kepada TNI di Tarakan.

"Polisi dari Polda bersama Brimob sudah diberangkatkan ke Tarakan sekitar pukul 14.00 WITA," ungkap Wisnu.

Sementara itu seorang rekan yang berhasil dihubungi di Tarakan mengaku saat ini kondisi di wilayah kota mencekam. Jalan raya, menurutnya, sepi dari pengendara. Toko-toko tutup akibat keributan ini.

Bahkan untuk memisahkan antara kelompok satu dengan yang lain, satu kelompok mengenakan pita warna kuning.

"Aku di dalam rumah gak berani keluar," kata Herman,, rekan di Tarakan.

Ia mengabarkan Yonif 613 tengah berjaga-jaga. Bahkan para tentara ini telah memblokir jalan menuju Juwata.

Bookmark and Share

wibiya widget