
DURBAN - Berhasil lolos ke babak 16 besar usai menahan imbang 2-2 Nigeria, dini hari tadi, seluruh skuad Korea Selatan (Korsel) merasa sangat puas. Pasalnya mereka mampu menunjukkan kemajuan yang pesat dan menambah catatan sejarah bagi negaranya.
Dalam tujuh kali keikutsertaannya di Piala dunia, Timnas Korsel hanya mampu mencatatkan catatan prestasi terbaiknya berada di posisi keempat pada tahun 2002, saat jadi tuan rumah. Selebihnya, mereka gugur di penyisihan grup. Tapi kini, Korsel kembali mendulang sejarah karena berhasil lolos ke babak 16 besar untuk kedua kalinya.
Skuad Taeguk Army lolos dengan status runner-up Grup B, mendampingi Argentina yang jadi juara grup. Pencapaian ini adalah suatu prestasi tersendiri bagi Park Ji-sung dkk. Tak heran jika sang pelatih Huh Jung-moo tidak mampu menyembunyikan raut bahagianya usai membawa kesuksesan timnya di ajang bergengsi ini.
“Selama pertandingan, kami mengakui gol pertama Nigeria adalah situasi yang sangat sulit. Namun pemain tetap tenang untuk bisa mencetak skor,” ujar Jung-moo saat konferensi pers dikutip Goal, Rabu (23/6/2010).
Sebagai kapten, Park juga turut senang bisa memimpin timnya dan suatu kebanggaan baginya dan pemain lainnya untuk bisa mewakili negaranya menuju kesuksesan.
“Gol kami untuk mencapai babak 16 besar. Kami sukses melakukannya untuk tim. Kami sangat senang bisa meraihnya di Afrika Selatan. Semua pemain mengetahuinya betapa pentingnya hasil ini,“ tambah Park usai pertandingan.
Di fase knock-out nanti, Korsel akan menghadapi juara dari Grup A, yakni Uruguay yang berhasil menyisihkan favorit utama Prancis yang harus gugur di di penyisihan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar