Senin, 12 Juli 2010

Spanyol Lengkapi Gelar


JOHANNESBURG – Juara baru telah lahir di Afrika Selatan. Spanyol menyabet trofi Piala Dunia 2010 usai mengalahkan Belanda dengan skor tipis 1-0 pada laga final, Senin (12/7/2010) dini hari.

Brasil Siapkan Diri Sambut PD 2014


RIO DE JANEIRO - FIFA secara resmi telah menunjuk Brasil sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014. Kini, Brasil tengah disibukkan untuk mempersiapkan segala fasilitas penunjang perhelatan akbar sepakbola dunia.

Terakhir kali, Brasil menjadi tuan rumah pada 1950 silam. Kini kesempatan itu datang kembali. Presiden Luiz Inacio Lula da Silva tidak ingin merusak kepercayaan yang ditujukan kepada negaranya dan berjanji untuk menyelenggarakan Piala Dunia yang luar biasa.

Setelah melakukan presentasi bersama pihak FIFA di Johannesburg pekan lalu, ternyata masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dilakukan oleh pihak penyelenggara.

"Masalah untuk 2014 adalah bandara, bandara dan bandara," ujar Ricardo Teixeira Federasi SepakBola Brasil (CBF) sekaligus ketua panitia penyelenggara.

"Untuk 2014, Brasil akan menginvestasikan infrastruktur lebih dari yang diinvestasikan 30 tahun lalu. Kami tidak ingin menyelengarakan turnamen ini dimana orang-orang pulang dan berkata bahwa pesawat tidak bisa mendarat karena ada lubang di lintasan," jelasnya kepada Soccerway, Senin (12/7/2010).

Lula mengaku, Brasil akan menghadapi kendala terkait kapasitas sama halnya yang terjadi di Afrika Selatan ketika menjadi tuan rumah.

Selain itu, Brasil juga cukup dipusingkan mengenai dana yang diperlukan untuk menujang segala fasilitas Piala Dunia. Pasalnya dana untuk merenovasi 16 terminal bandara dikabarkan menembus tujuh miliar dolar untuk meningkatkan kapasitas dari 66 persen. Sedangkan untuk renovasi stadion mencapai angka 13,2 miliar dolar.

Diperkirakan, Brasil harus merogoh kocek hingga 624 miliar dolar guna mempersiapkan segala infrastruktur yang digunakan pada Piala Dunia 2014.

Sejauh ini, FIFA telah menyetujui enam dari 12 kota di Brasil sebagai tempat laga Piala Dunia, yaitu Belo Horizonte, Brasilia, Cuiaba, Curitiba, Manaus dan Porto Alegre.

Iniesta Nikmati Kemenangan


JOHANNESBURG - Andres Iniesta enggan memikirkan hal-hal lain kecuali menikmati gelar juara pertama Spanyol dalam perhelatan akbar Piala Dunia 2010.

Ya, Iniesta menjadi pahlawan La Furia Roja atas Belanda di partai puncak Piala Dunia Afrika Selatan usai mengakhiri kebuntuan di menit 117. Menyambut umpan Cesc Fabregas, gelandang mungil Barcelona memupuskan impian De Oranje angkat trofi di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dini hari.

"Saya masih belum percaya hasil ini. Saya mempunyai kesempatan mencetak gol yang sangat penting bagi tim saya, dan itu luar biasa," ungkapnya dalam konferensi pers seusai laga.

"Saya memberikan kontribusi kecil dalam pertandingan yang sangat, sangat keras. Banyak hal terjadi di tengah lapangan," tambah gelandang 26 tahun.

"Kami telah memberikan segalanya. Memenangkan Piala Dunia…tidak ada kata-kata yang bisa mendeskripsikan (perasaan) itu," lanjut Iniesta lagi sebagaimana dikutip Reuters.

Konferensi pers Iniesta sendiri sempat 'diusik' Fabregas, Gerard Pique serta Carles Puyol yang menerobos masuk ruangan sambil berteriak "Andres, Anda yang terbaik!"

Menanggapi pertanyaan seputar prediksi gurita Paul yang 'memihak' Spanyol pada Piala Dunia kali ini, Iniesta hanya berkomentar singkat, "Apa yang bisa saya katakan? Kami menang. Gurita itu akan sangat populer di Spanyol," cetusnya sambil berkelakar.

Di tengah euforia tersebut, jelas Iniesta tidak ingin dibebani pikiran macam-macam. Termasuk, peluang Spanyol mempertahankan gelar juara pada Piala Dunia 2014 di Brasil. "Kini saatnya menikmati kemenangan. Kita lihat saja apa yang akan terjadi empat tahun lagi," pungkas nominator Pemain Terbaik Dunia 2009.

Ronaldo Tetap Favorit Kaum Hawa

PORTUGAL sudah meninggalkan Afrika Selatan (Afsel). Kekalahan 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar membuat anak asuh Carlos Queiroz angkat koper lebih cepat dari ingarbingarnya Piala Dunia 2010.

Aksi sang kapten Cristiano Ronaldo pun tak lagi dapat disaksikan di rumput hijau stadion yang ada di Negeri Pelangi. Padahal, selain kualitas individu punggawa Real Madrid itu sangat diperhitungkan dan ditunggu para mania bola, Ronaldo memiliki daya tarik luar biasa. Ya, wajah tampan bungsu dari pasangan Jose Dinis Aveiro dan Maria Dolores dos Santos Aveiro memiliki magis bagi para wanita untuk datang ke stadion.

Sekarang setelah Portugal tak berkiprah pada lanjutan Piala Dunia 2010, ternyata daya pikat Ronaldo tetap tinggi. Buktinya, IndiaToday melansir kalau sejumlah pencinta bola, terutama kaum hawa, masih menempatkan Ronaldo di urutan atas.Tentunya, Ronaldo dijadikan sebagai pacar atau sekadar teman kencan. Ketika media India merilis soal Ronaldo yang jadi idola pertama para wanita, sebenarnya tak aneh.

Sebab, salah satu bintang film level atas negeri itu, Bipasha Basu, pada 2009 silam dirumorkan menjadi ”korban” Ronaldo. Basu dan Ronaldo isunya berkencan walaupun statusnya tak jelas atau pasangan ini hanya teman, tetapi mesra.

Sejak 2002, tercatat ada 28 nama wanita yang dekat dengan Ronaldo. Meski tak semua ”dirilis” mantan pemain Manchester United (MU) itu sebagai pacarnya, semua sempat memanaskan dinding gosip selebritas dunia.

Forlan Pemain Terbaik, Mueller Topskor


JOHANNERSBURG – Diego Forlan dinyatakan FIFA sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 2010. Sementara Thomas Mueller menyabet gelar topskor.

Forlan yang tampil apik bersama Uruguay berhak atas anugrah bola emas setelah mendapatkan dukungan 23,4 persen. Pemilihan sedianya dilakukan secara voting dengan mengambil suara dari awak media internasional.

Banyak kalangan kaget dengan keputusan itu, sebab sebelumnya nama Forlan memang tidak terlalu banyak disebut. Dia kalah pamor dengan kandidat lain seperti Arjen Robben, Wesley Sneijder, Bastian Schweinsteiger, Mesut Ozil, Asamoah Gyan dan Lionel Messi.

Seperti diberitakan Sky Sport, Senin (12/6/2010) pemain yang juga meraih penghargaan kali ini adalah Mueller. Pemain muda asal Jerman itu berhak atas sepatu emas karena dinyatakan sebagai topskor.

Mueller sebenarnya memiliki jumlah gol sama dengan Forlan, Sneijder dan David Villa. Namun karena dia berhasil mencatatkan lebih banyak assist (3), maka FIFA mendaulatnya sebagai pemain paling subur. Selain topskor, pemain Bayern Munich juga dihadiahi FIFA gelar pemain muda terbaik.

Sementara Iker Casillas melengkapi trofi Piala Dunia 2010 ini dengan menyabet perhargaan sarung tangan emas. Dia dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik karena hanya kebobolan dua gol selama perhelatan.

Mueller: Gelar, Pengakuan Terbaik


JOHANNESBURG - Kendati tidak berhasil merengkuh gelar juara Piala Dunia 2010, penyerang Jerman Thomas Mueller bisa tersenyum lebar setelah menyabet gelar topskor sekaligus pemain muda terbaik turnamen.

Ya, torehan lima gol Mueller menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2010. Meski dia menyamai David Villa (Spanyol), Wesley Sneijder (Belanda) dan Diego Forlan (Uruguay), FIFA memutuskan memilih Mueller berdasarkan catatan assist-nya yang lebih banyak (3).

Bintang muda Bayern Munich memang menjadi bagian penting dari keberhasilan Der Panzer menempati posisi tiga Piala Dunia Afrika Selatan. Terbukti, tanpa kehadirannya yang terkena akumulasi kartu, skuad Joachim Low bermain di bawah standar menghadapi Spanyol pada laga semifinal di Durban, pekan lalu.

Mueller juga menjadi pemain kunci Tim Panser kala menaklukkan Uruguay 3-2 pada perebutan posisi tiga di Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth, Minggu (11/7/2010) dini hari.

Tak ayal, Mueller menyambut penghargaan ini dengan penuh sukacita. "Kehormatan ini akan selalu bersama saya. Ini merupakan pengakuan luar biasa atas kerja keras saya selama satu tahun terakhir," cetusnya kepada Sky Sports, Senin (12/7/2010).

"Merupakan kehormatan besar untuk bisa disamakan seperti (Franz) Beckenbauer dan Pele," lanjut pemain 20 tahun.

"Prestasi ini juga menunjukkan kualitas pengembangan bakat muda di Jerman. Jadi, saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada semua staf di Bayern Munich dan timnas, serta tim pelatih, yang selalu menaruh kepercayaan pada saya," tuntas Mueller.

Wasit Terburuk di Piala Dunia 10 Tahun Terakhir


Kepemimpinan wasit di Piala Dunia kerap menjadi sorotan, karena dinilai tidak menjadi pengadil yang baik di lapangan. Berikut empat wasit terburuk di ajang Piala Dunia dalam dekade terakhir, versi Goal.

Alberto Undiano Mallenco, Jerman 0-1 Serbia, 2010.

Penonton pasti mengharapkan 22 pemain di lapangan bermain dengan penuh komitmen sehingga pertandingan asyik disaksikan. Tapi Mallenco, wasit dari Spanyol ini menciptakan situasi yang berbeda.

Di antara menit 13 dan 37, dia mengeluarkan enam kartu kuning, dua di antaranya membuat Miroslav Klose terusir dari lapangan. Sementara 10 pelanggaran lain terjadi, tapi mayoritas hanya dianggap sebagai ‘kesembronoan’. Dalam pertandingan lain, mungkin dua di antaranya akan berbuah kartu merah.

Setelah banyaknya kartu yang keluar, Jerman dan Serbia bermain terlalu hati-hati. Setelah 90 menit pluit akhir dibunyikan. Namun kenyataannya permainan yang menghasilkan 9 kartu kuning itu sebenarnya sudah berakhir jauh sebelumnya.

Graham Poll, Kroasia 2-2 Australia, 2006.

Graham Poll tidak memberikan penalti kepada Australia saat Josip Simunic melakukan tekel keras di dalam kotak penalti. Selain itu ketika Stjepan Tomas menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti, wasit asal Inggris itu bahkan mengabaikannya.

Saat menjelang akhir babak kedua Harry Kewel menciptakan gol hingga kedudukan sama 2-2 yang berbau offside.

Dario Simic dan Brett Emerton diusir keluar, sebelumnya Simunic yang mendapat dua kartu kuning tidak dikeluarkan Poll. Pemain belakang ini justru baru dikeluarkan setelah mendapat kartu kuning ketiga.


Byron Moreno, Korea Selatan 2-1 Italia 2002.

Piala Dunia 2002 tidak membawa keberuntungan bagi Italia.Setelah mengalami tiga gol yang dianulir di awal turnamen, Azzurri tersingkir secara kontroversial oleh Korea Selatan dalam masa perpanjangan waktu.

Pada menit ke 102, Francesco Totti mendapat kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving di dalam kotak penalti.Kenyataannya dia kehilangan bola karena direbut Song Chong Gug dan jatuh karena tekel bersih pemain belakang itu.

Valentin Valentinovich Ivanov, Portugal 1-0 Belanda, 2006.

Ivanov gagal melakukan tugas utama wasit; mengontrol pertandingan. Tapi dia justru mencetak rekor dengan mengeluarkan 16 kartu kuning, dan mengusir empat pemain.

Howard Webb, Belanda 0-1 Spanyol, 2010.

Wasit yang dikecam para pemain Belanda karena dianggap banyak merugikan Belanda ini sering lalai melihat bola yang seharusnya berbuah sepak pojok.

Wasit Inggris ini dianggap melakukan empat kesalahan. Di babak pertama dia seharusnya mengusir gelandang Belanda Nigel de Jong karena menendang dada Xabi Alonso.

Di awal babak kedua, John Heitinga mendapat kartu kuning pertama karena melakukan tekel terlambat namun tidak terlalu keras kepada David Villa.

Kemudian Iniesta melakukan pelanggaran serupa kepada Arjen Robben tapi tidak diganjar kartu. Selain itu saat Iniesta bereaksi kepada Van Bommel dengan mencacinya, Webb tidak memberinya hukuman, padahal sesuai aturan, Iniesta seharusnya diganjar kartu merah.

Di akhir babak kedua Robben juga terjatuh di depan Puyol saat dirinya sudah berhadap-hadapan dengan kiper. Saat itu Robben terlihat mendapat dorongan, dalam situasi yang sangat menguntungkan untuk mencetak gol. Puyol layak mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran di saat Robben sangat berpeluang mencetak gol.

Kemudian Eljero Elia dihadang Sergio Ramos sesaat sebelum Spanyol melakukan serangan balik dan Iniesta mencetak gol. Padahal gol itu tidak akan terjadi bila tindakan Ramos diganjar pelanggaran dan Belanda mendapatkan tendangan bebas.

SBY Nobar Spanyol-Belanda di Cikeas


JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono nampaknya tidak ingin melewati pertandingan final Spanyol Vs Belanda yang akan disiarkan secara langsung oleh RCTI dini hari nanti.

Meneg Pora Andi Mallarangeng mengungkapkan Presiden akan menonton pertandingan final itu di kediamannya di Cikeas Bogor dengan ditemani sejumlah menteri KIB II, pemain timnas, pengurus PSSI, pelatih sepakbola, dan mantan atlet.

"Malam ini bapak Presiden akan menggelar nonton bareng final piala dunia. Yang akan hadir beberapa menteri KIB II, pemain timnas sepakbola, PSSI, wasit, pelatih sepakbola, juga mantan atlet,” ungkap Andi Mallarangeng Minggu malam (11/7/2010).

“Selain itu juga diundang PWI, perwakilan klub-klub sepakbola dan stakeholder. Rencananya dibuka pukul 00.00 wib nanti. Diperkirakan sekitar 200-250 penonton lah," tambahnya.

Pantauan di lokasi cikeas, layar berukuran 3x3 meter sudah dipasang di halaman depan persisnya depan portal pintu masuk kediaman SBY di Puri Cikeas. 5-6 orang Paspampres berjaga di pos satu depan lokasi layar lebar.


Shakira: Spanyol Hentikan Belanda


JOHANNESBURG - Ratu pop Kolombia Shakira dipercayakan membawakan lagu Piala Dunia 2010. Mau tidak mau, pelantun lagu Waka Waka ini mengikuti perjalanan Piala Dunia. Terbukti, dia bermimpi Timnas Spanyol menghentikan keperkasaan Belanda pada final di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dinihari.

"Saya harus mengakui sebagai warga yang memiliki darah Spanyol, saya berkewajiban moral mendukung tim itu. Selain itu, saya kenal dengan beberapa skuad Spanyol," kata Shakira seperti dilansir reuters, Minggu (11/7/2010).

"Tapi saya juga harus jujur mengatakan kedua tim luar biasa. Belanda memainkan sepakbola luar biasa. Mereka membukukan kemenangan di semua pertandingan," lanjut diva bernama lengkap Shakira Isabel Mebarak Ripoll ini.

Shakira mengatakan dia berharap Spanyol mengalahkan Belanda, merujuk prediksi yang dibuat Paulus, seekor gurita asal Jerman.

"Saya berharap Spanyol yang terbaik. Saya telah mendukung mereka dari awal dan saya berharap gurita tidak melakukan kesalahan dalam memprediksi," tegasnya.

Ditanya siapa pemain favoritnya pada Piala Dunia kali ini, Shakira dengan tegas menyebutkannya. "Saya menyukai gol yang dibukukan David Villa dan saya suka cara Gerard Pique bermain. Dia adalah bek yang baik," ungkapnya.

"Wesley Sneijder (Belanda) cukup bagus juga dan Lionel Messi," pungkasnya.

Koin Indonesia di Final Piala Dunia 1974


TERPILIHNYA Howard Webb untuk memimpin laga puncak Piala Dunia 2010 kembali mengingatkan sejarah manis negeri itu saat wasit terbaik mereka, Jack Taylor, memimpin pertandingan final di Piala Dunia 1974, antara tuan rumah Jerman Barat dan Belanda.

Sebagai catatan,Webb adalah wasit Inggris pertama yang dipercaya memimpin laga final setelah Taylor sejak 36 tahun silam. Kehadiran Webb di final jelas sebuah kebahagiaan besar bagi Inggris karena setelah puluhan tahun ’’diabaikan’’, wasit Inggris akhirnya mendapat pengakuan dan kepercayaan dari FIFA. Pengakuan yang membutuhkan waktu panjang setelah era Taylor pada 1974.

Bagi Indonesia, sosok Taylor akan selalu dikenang bukan hanya karena memimpin final 1974, melainkan juga koin yang digunakannya.Taylor menggunakan koin pecahan Rp2.000 keluaran Bank Indonesia (BI) saat mengundi antara kedua kapten tim saat itu, Franz Beckenbauer (Jerman) dan Johan Cruyff (Belanda), sebelum kickoff guna menentukan siapa pemegang bola.

Koin yang dipakai Taylor merupakan koin khusus yang dibuat BI bekerja sama dengan lembaga konservasi dunia (IUCN) serta Lembaga Konservasi Alam (WWF). Koin itu hanya tersedia tiga buah dan dana penjualannya untuk penyelamatan hewan langka di Indonesia. Uang logam seberat 25,31 gram keluaran 1974 itu memiliki dua sisi, yaitu gambar burung garuda dengan teks Bank Indonesia melingkarinya serta gambar harimau jawa di sisi lainnya.

Taylor merupakan salah satu dari tiga orang yang diberi uang logam itu karena dia dianggap memiliki jasa besar di dunia wasit. Taylor memilih uang tersebut karena terlihat menarik dan beratnya sangat pas. Yang menarik, uang itu sampai membuat seorang Beckenbauer penasaran.

Saat rehat babak pertama, legendaris hidup sepak bola Jerman itu mendatangi Taylor untuk melihat koin Indonesia dan menanyakan mengapa Taylor yang orang Inggris menggunakan koin itu, bukan pecahan poundsterling asal negaranya.Taylor tidak mau menjawab dan hanya memberi senyuman kepada wajah penasaran Beckenbauer.

Pada 2006, koin bersejarah itu dilelang dengan harga mencapai Rp150 juta. Lalu, koin apakah yang akan dipakai Webb nanti malam? Apakah dia juga akan menggunakan koin dari Indonesia saat mengajak Iker Casillas (kapten Spanyol) serta Giovanni van Bronckhorst (Belanda) mengundi jelang kickoff?

10 Alasan Mengingat Piala Dunia 2010


PELAKSANAAN Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan telah berakhir dan melahirkan juara baru dunia, Spanyol. Banyak berbagai hal yang terjadi selama satu bulan pelaksanaan turnamen empat tahunan ini. Bukan hanya prestasi, juga kontroversial.

Berikut 10 alasan untuk mengenang Piala Dunia 2010.

1.Vuvuzela

Selama pelaksanaan Piala Dunia 2010 hampir semua orang selalu membawa terompet plastik yang popular disebut Vuvuzela. Fifa menolak usulan pelarangan membawa Vuvuzela ke dalam stadion karena mengganggu jalannya pertandingan. Jurnalis yang bertugas meliput menyebutnya sebagai “peralatan dari neraka”. Faktanya suara vuvuzela yang menggema seperti sekumpulan nyamuk tak bisa dihentikan selama Piala Dunia.

2. Jabulani

Bola resmi Piala Dunia baru selalu disambut dengan kritik, namun Jabulani yang diambil dari bahasa Zulu berarti “untuk merayakan” paling banyak dihujani kritik. Para pemain dan pelatih mengkritik Jabulani terlalu liar. Akibatnya, menimbulkan serangkaian kesalahan fatal dan blunder pemain, seperti yang dialami kiper Inggris Robert Green.

3. Pelatih Trendi

Sebelum pelaksanaan Piala Dunia 2010, Pelatih Jerman Joachim Loew sudah dikenal sebagai sosok yang berpenampilan necis dan identik mengenakan syal. Namun, ketika laga dimulai Pelatih Jerman dan asistennya tampil memesona dengan sweater biru berkerah v-neck. Pakaian itu dianggap sebagai simbol keberuntungan Jerman, sehingga Loew selalu mengenakannya ketika mendampingi anak-anak asuhnya yang berlaga. “Saya tidak percaya dengan takhayul, namun staf pelatih meminta saya menggunakan sweater biru karena jika mengenakannya kami (Jerman) selalu bisa mencetak empat gol,” ujar Loew kepada The Sun. Sayangnya Jerman kalah dari Spanyol pada babak semifinal.

4. Korea Utara Mencetak Gol ke Gawang Brasil

Tidak banyak orang yang mendukung Korea Utara ketika melawan juara dunia lima kali Brasil. Namun, ketika Brasil unggul 2-0, pemain Korea Utara Ji Yun-nam mampu menjebol gawang Brasil melalui tendangan jarak jauh yang keras. Peristiwa itu bersamaan dengan rencana uji coba penembakan rudal Korea Utara. Sayang pada laga kedua Korea Utara dipermalukan Portugal 0-7.

5. Gol Lampard Tidak Disahkan

Setelah berjuang keras dan susah payah lolos dari babak penyisihan grup, Inggris langsung bertemu musuh bebeyutannya, Jerman. The Three Lions kalah dari Der Panzer 1-4, namun sebenarnya gol Frank Lampard pada babak pertama seharusnya bisa menyamakan kedudukan 2-2, jika disahkan wasit. Peristiwa itu membuat Presiden FIFA Sepp Blatter berjanji membuka diskusi penggunaan teknologi dalam sepak bola.

6. Ghana Gemilang

Pelaksaan Piala Dunia pertama kali di Benua Afrika kurang didukung penampilan tim-tim asal Benua Hitam. Afrika Selatan, Nigeria, Pantai Gading, Kamerun, dan Aljazair sudah tersingkir di babak penyisihan grup. Hanya Ghana yang tampil gemilang mencapai babak perempat final, setelah di babak 16 besar menaklukkan Amerika Serikat. The Black Star –julukan Ghana- gagal memenuhi ambisi menembus sebagai tim Afrika pertama masuk babak semifinal setelah dikalahkan Uruguay.

7. Tangan Tuhan Jilid II

Luis Suarez berhasil melakukan penyelamatan gemilang di depan gawang dengan memblok tendangan pemain Ghana menggunakan tangannya, pada menit terakhir masa perpanjangan waktu. Masalahnya dia adalah seorang striker, sehingga menerima kartu merah dan diusir keluar lapangan. Uruguay pun mendapat hukuman tendangan penalti. Aksi Suarez dilabeli “Penyelamatan terbaik sepanjang turnamen”. Bagi Ghana, Suarez merupakan musuh besar yang mengagalkan ambisi sebagai tim Afrika Pertama yang masuk semifinal.

8. Piala Dunia Kelima Maradona

Selama masa persiapan, Diego Maradona sebagai pelatih Argentina dinilai bakal mempermalukan Argentina dan dirinya sendiri karena penampilan La Albiceleste selama babak kualifikasi tidak meyakinkan. Beberapa aspek yang dianggap sebagai kelemahan adalah gaya melatih Maradona yang tidak konvensional. Langkah Argentina akhir terhenti oleh Jerman di babak perempat final. Semua orang pun tak mempermasalahkan prestasi yang dicapai tim asuhan Maradona.

9. Robbie Earle

Robbie Earle sebenarnya seorang jurnalis dari ITV, namun aksinya yang memberikan tiket pertandingan untuk keluarga dan temannya kepada 36 perempuan berpakaian mini berwarna orange menimbulkan masalah besar. Pasalnya, 36 perempuan itu dianggap melakukan pelanggaran ambush marketing saat pertandingan Belanda melawan Denmark. Sebab pakaian 36 perempuan itu ada pesan sponsor sebuah perusahaan bir asal Belanda. Earle akhirnya dipecat dan 36 perempuan tersebut ditahan, sebelum akhirnya dilepaskan kembali.

10. Paul, Gurita Peramal

Paul, sebenarnya hanya seekor gurita kelahiran Weymouth, Inggris. Namun, namanya semakin popular di Jerman setelah sukses menebak hasil pertandingan yang dijalani Der Panzer. Dari tujuh laga yang dijalani Jerman, Paul mampu menebak pemenangnya. Termasuk laga final Piala Dunia antara Spanyol dan Belanda.Total dari delapan tebakan Paul selama Piala Dunia 2010, semuanya tepat.

Ciuman Sang Juara


JOHANNESBURG - Bagaimana cara Iker Casillas merayakan kemenangan pertama Spanyol di ajang Piala Dunia? Kiper sekaligus kapten La Furia Roja tanpa sungkan menunjukkan perasaannya kepada kekasih tercinta, Sara Carbonero, di ruang media.

Skuad Vicente del Bosque mewujudkan impian panjang merengkuh trofi Piala Dunia untuk melengkapi gelar juara Euro 2008 mereka. Menghadapi kekuatan Belanda yang belum terkalahkan sejak awal turnamen, dini hari tadi, Spanyol berhasil merebut kemenangan berkat gol semata wayang Andres Iniesta di masa perpanjangan waktu.

Casillas tampak begitu emosional menyikapi kemenangan tersebut. Kiper Real Madrid sempat terlihat menangis di tengah lapangan setelah menyadari Spanyol mengakhiri laga sebagai gelar juara.

Kebahagiaan masih terpancar dalam raut wajah Casillas ketika harus berhadapan dengan kekasihnya, Carbonero, di ruang media. Casillas tengah mengungkapkan kegembiraannya sambil mengucapkan terima kasih kepada orangtua serta sanak keluarganya. Namun, tiba-tiba kiper 29 tahun mencondongkan tubunya untuk mencium Carbonero, demikian disitat Yahoo Sports, Senin (12/7/2010).

Aksi Casillas langsung disambut seruan gembira para pekerja media lain. Casillas sendiri langsung meninggalkan tempat wawancara untuk bergabung dengan teman-temannya di ruang ganti. Sementara, Carbonero berusaha bersikap profesional dan kembali melanjutkan reportasenya.

Nobar di Puncak Gunung Lawu


KARANGANYAR - Acara bersih gunung Lawu tahun ini tergolong spesial. Kegiatan yang dimotori Anak Gunung Lawu (AGL) pada 11-12 Juni tersebut juga dimeriahkan acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2010 di puncak Gunung Lawu. Tak tanggung tanggung, peserta yang terlibat jumlahnya mencapai 250 orang dari berbagai elemen masyarakat.

“Pelaksanaan bersih gunung dimulai minggu pagi pada pukul 09.00 WIB. Setelah sampai di atas, sambil istirahat peserta dihibur dengan acara nonton bareng,” ujar penasehat Anak Gunung Lawu (AGL), Aji Pratama Heru Kristanto.

Acara bersih gunung Lawu merupakan kegiatan rutin tahunan. Dengan momen yang bertepatan dengan final piala dunia, maka acara bersih gunung dihibur dengan nonton bareng di puncak Lawu. Rombongan mulai bergerak dari jalur pendakian Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Sepanjang perjalanan hingga ke puncak, peserta akan menyisir sampah yang ditemukan di sepanjang jalur pendakian dan dikumpulkan di pos-pos yang ada. Esok harinya rombongan kembali turun dengan agenda sama, membersihkan sampah sembari membawa sampah yang sebelumnya telah dikumpulkan di pos untuk dimusnahkan di bawah.

Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar telah mencapai 250 orang. Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat, relawan bencana dan mahasiswa pecinta alam (mapala) di Surakarta serta perwakilan dari Yogyakarta dan Semarang.

Spanyol Juara, Nadal Menangis


JOHANNESBURG - Petenis handal Rafael Nadal mengaku menangis terharu melihat keberhasilan Spanyol mengalahkan Belanda 1-0 di partai final Piala Dunia 2010, Senin (12/7/2010) dini hari WIB.

Peyandang gelar juara delapan kali Grand Slam memang pendukung setia La Furia Roja. Bahkan Nadal meluangkan waktunya untuk mendukung dan menyaksikan secara langsung David Villa dkk berjuang di laga puncak perhelatan sepakbola terakbar dunia di Soccer City Stadium, Johannesburg.

Andres Iniesta menjadi pahlawan kemenangan bagi Spanyol. Gol tunggal yang diciptakan di menit ke 117 (extra time) membawa skuad besutan Vicente Del Bosque meraih gelar juara dunia pertama kalinya dan melengkapi gelar juara Euro 2008.

Saat melihat tim kesayangannya sukses membawa pulang trofi Piala Dunia, petenis nomor satu dunia itu tidak mampu menyembunyikan raut kegembirannya.

"Saya menangis seperti anak kecil. Kami harus merayakannya untuk satu tahun ke depan, karena ini peristiwa yang sulit untuk dipercaya. Tidak mudah untuk bisa mengulanginya," ujar Nadal dikutip Marca.

"Akan sangat gila di rumah. Bayangkan saja, saya menonton laga semi final di Mallorca dan saya merasa sangat luar bisa. Seluruh negara tentu merasa sangat bangga," tambahnya.

Der Panzer Sabet Perunggu


PORT ELIZABETH – Uruguay gagal membendung superioritas Jerman. La Celeste dipaksa menyerah 2-3 dalam perebutan juara tiga. Ini kali keempat Panser dikalungi medali perunggu.

Joachim Low mencadangkan sejumlah pemain intinya pada laga yang dihelat di Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Minggu (11/7/2010). Miroslav Klose, Philipp Lahm, dan Manuel Neuer diparkir di bangku cadangan. Cacau ditugaskan mengisi tempat Klose.

Sementara Marcell Jansen, yang bisa bermain sebagai sayap dan bek kiri ditarik ke depan sebagai tandem Cacau. Bastian Schweinsteiger mengenakan ban kapten sebagai pengganti Lahm.

Berbeda seperti ketika melawan Spanyol, Panser tampil menyerang sejak wasit meniup peluit kick off. Mueller langsung mendapat peluang di menit 10. Sayang, tendangannya masih dapat diblok Fernando Muslera.

Juara dunia tiga kali akhirnya unggul lebih dulu di menit 19. Kandidat kuat pemain muda terbaik, Mueller, sukses menjebol gawang Muslera. Winger milik Bayern Munich memanfaatkan rebound tendangan keras Schweinsteiger dari luar kotak penalti.

La Celesete –julukan Uruguay- bukan tanpa perlawanan. Tim besutan Oscar Tabarez terus mengancam gawang Jerman. Serangan balik mematikan membuahkan hasil di pertengahan babak pertama.

Berawal dari kesalahan Schweini –sapaan Schweinsteiger- yang gagal mengantisipasi tekel Diego Perez. Perez langsung memberikan umpan kepada Luis Suarez yang diteruskan Edinson Cavani. Cavani sukses memperdayai Hans-Jorg Butt. Kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Permainan agresif yang ditampilkan kedua tim berlanjut di paruh kedua. Forlan mengejutkan Jerman dengan gol cepatnya di menit 51. Tendangan volinya membawa La Celeste sementara unggul 2-1.

Tapi, keunggulan Forlan cs tak bertahan lama. Panser menyamakan kedudukan lima menit kemudian. Tendangan Jerome Boateng gagal diselamatkan Muslera. Jansen langsung memanfaatkan peluang dengan sundulannya.

Uruguay kembali mendapat peluang emas. Tendangan keras Suarez dari luar kotak penalti mampu ditepis Butt.

Jerman akhirnya kembali unggul di menit 82. Pemain yang mengambil alih perasn Michael Ballack, Sami Khedira, memanfaatkan kemelut di depan gawang Muslera. Gol tercipta setelah bek Uruguay Lugano gagal menyapu bola tendangan sudut Mesut Ozil.

La Celeste berpeluang besar menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Pelanggaran yang dilakukan Arne Friedrich di luar kotak penalti memaksa wasit menghadiahi tendangan bebas. Sayang, tendangan keras Forlan masih membentur mistar gawang. Setelah itu, wasit Benito Archundia langsung meniup peluit akhir.
Bookmark and Share

wibiya widget