marilah kita jalani hidup ini dengan apa yang ada, marilah kita bersyukur atas pemberian_Nya
Rabu, 23 Juni 2010
Argentina Sempurna
membentur Martin Demichelis. Menit 69 kembali Argentina mencatat tentangan ke arah gawang. Upaya Messi dan Bolatti harus kandas di tangan Tzorvas.
ngan sebuah gol. Tendangan keras Messi yang diblok Tzorvas, bola rebound disambar Palermo untuk menjadi gol. Skor 2-0 menjadi hasil akhir pertandingan.
Lolos, Korsel Tambah Catatan Sejarah

DURBAN - Berhasil lolos ke babak 16 besar usai menahan imbang 2-2 Nigeria, dini hari tadi, seluruh skuad Korea Selatan (Korsel) merasa sangat puas. Pasalnya mereka mampu menunjukkan kemajuan yang pesat dan menambah catatan sejarah bagi negaranya.
Dalam tujuh kali keikutsertaannya di Piala dunia, Timnas Korsel hanya mampu mencatatkan catatan prestasi terbaiknya berada di posisi keempat pada tahun 2002, saat jadi tuan rumah. Selebihnya, mereka gugur di penyisihan grup. Tapi kini, Korsel kembali mendulang sejarah karena berhasil lolos ke babak 16 besar untuk kedua kalinya.
Skuad Taeguk Army lolos dengan status runner-up Grup B, mendampingi Argentina yang jadi juara grup. Pencapaian ini adalah suatu prestasi tersendiri bagi Park Ji-sung dkk. Tak heran jika sang pelatih Huh Jung-moo tidak mampu menyembunyikan raut bahagianya usai membawa kesuksesan timnya di ajang bergengsi ini.
“Selama pertandingan, kami mengakui gol pertama Nigeria adalah situasi yang sangat sulit. Namun pemain tetap tenang untuk bisa mencetak skor,” ujar Jung-moo saat konferensi pers dikutip Goal, Rabu (23/6/2010).
Sebagai kapten, Park juga turut senang bisa memimpin timnya dan suatu kebanggaan baginya dan pemain lainnya untuk bisa mewakili negaranya menuju kesuksesan.
“Gol kami untuk mencapai babak 16 besar. Kami sukses melakukannya untuk tim. Kami sangat senang bisa meraihnya di Afrika Selatan. Semua pemain mengetahuinya betapa pentingnya hasil ini,“ tambah Park usai pertandingan.
Di fase knock-out nanti, Korsel akan menghadapi juara dari Grup A, yakni Uruguay yang berhasil menyisihkan favorit utama Prancis yang harus gugur di di penyisihan
Minggu, 20 Juni 2010
Yunani tundukkan Nigeria 2-1

Yunani Vs Nigeria 2-1.Vassilis Torosidis Greece scored a victory when they beat Nigeria 2-1 to win their first World Cup and maintain hope for progress to next round from Group B, Thursday night (17/06/2010). Torosidis scored a goal in the 71st minute when Dimitris Salpingidis in the first round of Nigeria’s victory thwarted results Uche goals scored through a free kick. Nigeria’s Sani Kaita players are removed from the game field.
Greek victory makes them collect three points along with which was previously run over by 1-4 by the leader of the standings, South KoreaArgentina, while Nigeria has not yet received figures from two matches. Nigeria’s first winner in the 16th minute when a free kick from a distance of 35 meters Uche break down Alexandras Tzorvas guarded goal.
The African team to master the game until the moment of madness in the 33st minute when Kaita rewarded red card for kicking off the pitch Torosidis. Greece dominated the game immediately. Coach Otto Rehhagel replaced midfielder Socrates Papastathopoulos survive with the striker Giorgos Samaras, a few minutes and then fired a shot that can be secured Nigerian goalkeeper. A few moments later Greek equalizer.
Salpingidis put her name in the record books by scoring the first Greek state at the World Cup in the 44th minute. Nigerian midfielder hit hard kicks Haruna Lukman before the ball entered the goal.
Salpingidis, who celebrate goals together are all members of the Greek squad, before scoring the winning goal in World Cup playoff match against Ukraine to bring his country into the World Cup.
The game runs in a frantic second half. Striker Fanis Gekas Greece fired hard, but can be driven away goalkeeper Vincent Enyeama, while on the other hand substitute Chinedu Obasi failed to take advantage of this golden opportunity to score through a counter-attack Nigeria. and then, Greece win over Nigeria with score 2-1.
Dibobol Korsel, Messi Salahkan Vuvuzelas

JOHANNESBURG - Meski mampu membungkam Timnas Korea Selatan (Korsel) 4-1 di Soccer City Stadium, Johannesburg, Kamis kemarin, bintang Argentina Lionel Messi tetap saja menyalahkan kebisingan vuvuzelas. Suara alat terompet tersebut berakibat timnya kebobolan satu gol.
Selama pertandingan, Argentina lebih dulu unggul dari peruntungan gol bunuh diri Park Chu-Yong. Pahlawan kemenangan Argentina Gonzalo Higuain mampu memperlihatkan ketangguhan Tim Tango dengan hatrrick. Namun sangat disayangkan Argentina tidak bisa menyempurnakan kemenangan karena kebobolan satu gol dari Lee Chung- yong di menit ke 45.
Gol yang tercipta dari Korsel ini berawal dari kesalahan bek Martin Demichelis. Sebelumnya Messi dkk mencoba memberitahunya namun sepertinya dia tidak dapat mendengarnya karena tertutup hingar bingar suara vuvuzelas. Messi pun sangat menyesalinya.
“Anda tidak dapat mendengar apapun seperti hari sebelumnya. Kami meneriakkan kepada Micho Demichelis dari berbagai sudut dan dia tidak mendengarnya. Saya juga kehilangan beberapa bola karena tidak dapat mendengar akibat vuvuzela,” ujar pemain 22 tahun itu.
Meski belum mempersembahkan satu gol pun untuk timnya, namun bintang Barcelona itu tetap merasa sangat senang dengan kemenangan yang diraih timnya dan memastikan lolos penyisihan dari grup B.
“Saya senang dengan kemenangan karena kami mempunyai bola dan mampu mengontrol permainan. Kami bermain dengan baik dan mencetak empat gol. Ini harus bagi Argentina di Piala Dunia,” tambahnya dikutip Sport, Jumat (18/6/2010)
Sabtu, 12 Juni 2010
Menang, Tapi Messi Mandul

JOHANNESBURG - Menjalani laga awal yang penuh beban, Argentina akhirnya lolos dari terkaman tim asal Afrika, Nigeria, dengan kemenangan tipis 1-0.
Sayangnya kemenangan itu bukan datang dari gedoran bomber-bomber Argentina yang notabene merupakan striker-striker terbaik dunia. Sampai menit akhir, lini depan Argentina mandul dan kesulitan membuktikan ketajaman mereka.
Bertanding di Ellis Park Stadium, skuad Albiceleste bermain trengginas sejak menit awal. Trisula di barisan depan Argentina Lionel Messi, Gonzalo Higuain dan Carlos Tevez beberapa kali mengancam pertahanan Nigeria yang dijaga Vincent Enyeama.
Peluang pertama dikemas Argentina melalui Messi yang menggiring bola dari tengah dan memberi umpan kepada Higuain di dalam kotak penalti. Pemain Real Madrid ini berlari bebas menyongsong dan melakukan sepakan keras, sayang bola melambung ke sisi mistar.
Petaka bagi Nigeria datang pada menit ke enam ketika Messi melepaskan tembakan ke arah gawang. Bola berhasil ditepis Enyeama, dan berbuah sepak pojok. Veron yang menjadi algojo sukses mengirimkan bola yang dengan sigap disambut sundulan keras bek Gabriel Heinze.Robeklah jala Nigeria, sehingga Argentina unggul 1-0.
Unggul satu gol tidak lantas membuat Tim Tango mengendorkan serangan. Kerja sama apik dari barisan belakang hingga depan Argentina membuat Nigeria bersusah payah menahan gempuran yang datang bertubi-tubi.
Beruntung Super Eagles memiliki Enyeama yang tampil gemilang. Dua kali tendangan Messi ke pojok gawang, berhasil ditepis kiper yang bermain di Hapoel Tel Aviv ini.
Sejumlah peluang juga gagal dimaksimalkan barisan depan Argentina sehingga peluit akhir babak pertama, Argentina belum dapat menggandakan keunggulan.
Di babak kedua Argentina masih mendominasi pertandingan. Sementara Nigeria mulai bangkit dengan mengandalkan serangan balik melalui Obafemi Martins yang masuk pada menit 52 ke menggantikan Victor Obinna. Nigeria beberapa kali memiliki peluang emas namun dewi fortuna masih membela Argentina.
Penampilan kiper Vincent Enyeama yang gemilang, membuat para bomber Argentina terutama Messi yang kerap melakukan aksi individu membahayakan di depan gawang Nigeria, seolah mandul.
Maradona pun akhirnya mencoba peruntungan memasukan Diego Milito dan menarik keluar Gonzalo Higuain. Namun usaha itu tidak jua membuahkan hasil, Maradona bahkan akhirnya memilih cara aman menarik gelandang Angel Di Maria dan memasukan bek Nicholas Burdisso untuk memperkuat barisan belakang Argentina. Sampai peluit akhir dibunyikan wasit Wolfgang Stark, kedudukan berakhir 1-0 untuk keunggulan Argentina.
Dengan hasil ini, Korea Selatan yang pada laga sebelumnya menjungkalkan Yunani 2-0 sementara memimpin kelasmen di grup B, karena unggul selisih gol dengan Argentina.
kemenangan Perdana

