
RUSTENBURG - Amerika Serikat (AS) akhirnya harus mengakhiri langkah di Piala Dunia 2010. Itu setelah tim besutan Bob Bradley takluk 1-2 oleh wakil Afrika, Ghana, pada laga 16 besar di stadion Royal Bafokeng, Minggu (27/6/2010).
Sebagai satu-satunya wakil Benua Hitam di babak 16 besar, Ghana memperagakan permainan cepat sejak awal laga. Terbukti, baru lima menit laga berjalan, pasukan Black Stars mendapatkan gol pertama mereka melalui Kevin-Prince Boateng.
Gelandang Portsmouth memanfaatkan kesalahan Ricardo Clark yang membuang bola dan segera melaju ke depan gawang Tim Howard. Melewati barisan defender AS, Boateng melepaskan tendangan kencang yang tak mampu dihalau Howard.
Memasuki menit 15, Boateng kembali terlibat dalam serangan membahayakan Ghana. Sayang, sodoran bola Boateng gagal dimaksimalkan Asamoah Gyan.
Kendati begitu, Gyan berpeluang menambah keunggulan Ghana, tiga menit berselang, ketika tendangan melengkungnya mengancam gawang Howard. Beruntung bagi AS, Howard bereaksi cepat dan segera meninju bola keluar dari areanya.
Bradley memutuskan menarik mundur Clark di menit 31 dan menurunkan Maurice Edu demi menyegarkan skuad.
Peluang emas bagi The Yanks muncul empat menit kemudian ketika Clint Dempsey memanfaatkan blunder John Mensah membuang bola. Winger Fulham mengoper bola kepada Robbie Findley, yang segera melepaskan tembakan ke arah Richard Kingson. Sayang, tendangan Findley berhasil ditahan Kingson.
Keunggulan 1-0 untuk Ghana pun bertahan hingga turun minum.
Bernafsu mengulangi sukses mereka di Piala Konfederasi, AS pun bereaksi cepat di babak kedua. Donovan menyodorkan bola kepada Jozy Altidore, yang segera meneruskannya kepada Benny Feilhaber. Namun, lagi-lagi, ketangguhan Kingson di depan gawang terbukti.
Sejumlah peluang diciptakan anak-anak asuh Bob Bradley sepanjang pertandingan. Namun, baru di menit 62, AS berhasil menyamakan kedudukan.
Berawal dari serangan tim melalui Dempsey, aksi John Mensah yang menjatuhkannya di kotak terlarang memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning sekaligus hadiah penalti .
Topskor AS, Landon Donovan, dipercaya menjadi eksekutor penalti. Menyadari beban yang menggelayutinya, pahlawan kemenangan AS atas Aljazair terlihat gugup. Untungnya, tendangan Donovan berhasil merobek jala gawang Kingson, setelah sebelumnya membentur tiang.
Kedudukan 1-1 untuk kedua tim tidak berubah hingga laga berakhir, sehingga memaksa wasit memberikan waktu tambahan 2x15 menit.
Namun, baru tiga menit perpanjangan waktu, Ghana berhasil menyegel kemenangan berkat performa apik Gyan yang membawa bola menembus barisan pertahanan AS, sebelum akhirnya menaklukkan Howard dengan tendangan kencang.
Sebagai satu-satunya wakil Benua Hitam di babak 16 besar, Ghana memperagakan permainan cepat sejak awal laga. Terbukti, baru lima menit laga berjalan, pasukan Black Stars mendapatkan gol pertama mereka melalui Kevin-Prince Boateng.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar