Tampilkan postingan dengan label Piala dunia Grup E. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala dunia Grup E. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Juni 2010

Oranje Kian Mantap

CAPE TOWN - Langkah Belanda kian mantap menuju babak 16 besar Piala Dunia 2010, usai melakoni laga ‘hiburan’ dengan Kamerun di Stadion Green Point, Jumat (25/6/2010) dini hari WIB. Skuad Oranje menjinakkan ‘Singa Afrika’ 2-1.

Ya, laga ini layak dinobatkan sebagai hiburan, mengingat apapun hasilnya tidak akan mempengaruhi kedua tim. Jika kalah, Belanda tetap melenggang dan sebaliknya meski menang, Kamerun harus angkat kaki dari Afrika Selatan.

Anggapan tersebut rupanya tidak menyurutkan semangat Samuel Eto’o dkk menghadapi gempuran serangan tim besutan Dirk van Marwijk, demi menjaga kehormatan sebagai salah satu wakil Afrika yang notabene sebagai tuan rumah.

Awal babak pertama, Oranje tampil lebih dominan. Namun, serangan berbahaya baru terjadi di menit 18, saat Giovanni van Bronckhrost melayangkan umpan manis pada Robin van Persie (RvP). Sayang, tembakan striker milik Arsenal tepat ke arah penjaga gawang Hamidou Souleymanou.

Memasuki menit 25, Rafael va der Vaart memenangkan tendangan bebas akibat dilanggar bek Stephane Mbia. Lagi, eksekusi striker bernomor punggung 23 tepat diantisipasi Souleymanou. Demikian juga Dirk Kuyt yang sukses menerobos pertahanan Kamerun, namun sepakannya di menit 33 masih melebar.

Hingga akhirnya, kebuntuan terpecah dua menit berselang. Berawal dari permainan cantik Van der Vaart dan RvP di kotak penalti, lalu RvP dengan percaya diri melepaskan tendangan. Bola bersarang di gawang setelah melewati kedua kaki Souleymanou. 1-0 Belanda memimpin.

Empat menit jelang turun minum, Kamerun menebar ancaman di pertahanan Belanda dan nyaris menyamakan kedudukan. Sayangnya, tendangan bebas Geremi belum mampu menaklukkan penjaga gawang nomor satu Oranje Marteen Stekelenburg. Skor pun urung berubah.

RvP, yang sempat dibekap cedera panjang, kali ini benar-benar tampil maksimal. Tercatat, beberapa kali aksinya membuat para pemain belakang Kamerun kerepotan. Tak terkecuali di menit 50, saat tendangan kerasnya yang mampu dihalau Souleymanou.

Namun, petaka menghampiri Belanda. Van der Vaart tertangkap melakukan handball, saat ingin menyambar umpan silang Jean Makoun. Alhasil, wasit menunjuk titik putih dan Eto’o sukses memperdaya Stekelenburg, tepat di menit 64. Kedudukan sama kuat 1-1.

Kendati posisinya aman, Belanda pantang mengendurkan serangan hingga menit-menit akhir pertandingan. Terbukti di menit 84, gawang Kamerun kembali jebol berkat aksi gemilang dua pemain pengganti. Klaas Jan Huntelaar memanfaatkan bola muntah dari tembakan Arjen Robben. 2-1 Belanda unggul.

Hingga wasit Pablo Pozo meniup peluit panjang, anak-anak asuh Paul Le Guen tak mampu membalas gol kedua Belanda. Atas kemenangan ini, Oranje memastikan diri sebagai juara Grup E dengan poin sempurna (9) dan sudah ditunggu runner up Grup F, Slovakia.

Jepang Susul Korsel

RUSTENBURG - Jepang menjadi tim Asia kedua yang berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia 2010, setelah Korea Selatan. Berhadapan dengan Denmark di partai penentuan, The Samurai Blue menang secara meyakinkan 3-1, Jum'at (25/6/2010).

Dua gol Jepang tercipta lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti. Sementara balasan dari The Dynamit dibukukan melalui eksekusi penalti.

Sama-sama mengharapkan poin penuh, kedua kubu tampil ngotot sejak kick-off. Jual beli serangan yang terjadi mampu menghasilkan peluang, beberapa diantaranya melalui kaki Jon Dahl Tomasson, Simon Poulsen, Daisuke Matsui dan Makoto Hasebe, tapi sayang belum ada satupun yang berbuah gol.

Kegemilangan anak asuh Takhesi Okada pada partai ini dimulai pada menit ke-17. Kaisuke Honda menyentak publik Negeri Matahari Terbit lewat eksekusi tendangan bebas kaki kiri jarak jauh yang meluncur deras ke dalam gawang Thomas Sorensen. Jepang unggul 1-0.

Layaknya sebuah De Javu, pada menit ke-30 gawang Sorensen harus bobol dengan cara yang mirip. Kali ini pelakunya adalah Yasuhito Endo. Tendangan bebas kaki kanannya melesat ke pojok kiri gawang skuad besutan Morten Olsen dan mengubah angka di papan skor menjadi 2-0 untuk Jepang.

Tertinggal dua digit, Denmark gagal bangkit. Bahkan hingga turun minum mereka tidak mampu menghasilkan sebiji peluang.

Baru pada paruh waktu kedua wakil Skandinavia bisa menemukan kembali pakem permainannya. Mereka sempat beberapa kali mengancam gawang Jepang melalui aksi-aksi Dennis Rommedahl dan Tomasson, sayangnya tidak satupun yang berbuah gol.

Harapan mengejar ketertinggalan sempat muncul pada menit ke-80. Denmark mendapatkan hadiah penalti setelah Nicklas Bendtner dilanggar di kotak terlarang. Tomasson yang ditunjuk sebagai algojo nyaris saja gagal menjalankan tugas karena arah tendangannya terbaca oleh kiper Eiji Kawashima, namun bola rebound berhasil disambar oleh mantan pemain AC Milan itu dan mengubah skor menjadi 2-1.

Ditengah mencuatnya asa, Denmark kembali dipaksa menahan pil pahit oleh Jepang. Aksi brilian Honda di sisi kanan gawang dan diteruskan sebuah umpan terukur memudahkan Shinji Okazaki mencetak gol ketiga timnya pada pertandingan itu. Skor 3-1 untuk Jepang bertahan hingga akhir.

Dengan hasil ini, Jepang dipastikan melaju ke babak berikut mendampingi Belanda dari grup E. Meraka akan berhadapan dengan Paraguay yang beberapa jam sebelumnya memastikan diri keluar sebagai juara grup F.

Minggu, 20 Juni 2010

Sneijder Bawa Oranye ke 16 Besar

DURBAN – Satu gol yang dicetak playmaker Wesley Sneijder ke gawang Jepang, sudah cukup untuk mengantarkan Belanda melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2010. Belanda mengungguli Jepang 1-0, pada laga kedua penyisihan Grup E, di Durban Stadium, Sabtu (19/6/2010).

Kemenangan ini membuat Belanda kokoh di puncak klasemen Grup E dengan mengoleksi enam poin dari dua kemenangan. Sementara Jepang, baru mengoleksi tiga angka setelah menang satu kali. Sedangkan Kamerun dan Denmark belum mengoleksi angka.

Kedua tim sebenarnya bermain dengan serangan berimbang. Belanda kesulitan menembus ketatnya pertahanan Jepang, di awal babak pertama. Sebaliknya, Jepang sesekali melakukan serangan balik yang juga kerap mengancam gawang Oranye.

Peluang terbaik Jepang di babak pertama menit 38 hadir dari Daitsuke Matsui yang mengirim umpan kepada Yuichi Komano. Beruntung, kiper Maarten Stekelenburg masih bisa memblok bola.

Babak pertama ditutup dengan usaha Rafael van der Vaart yang coba melakukan tendangan spekulasi. Bukan sebuah masalah bagi kiper Eiji Kawashima. Skor kacamata menjadi akhir babak pertama.

Di babak kedua skuad asuhan Bert van Marwijk meningkatkan intensitas serangannya. Terlihat dua peluang dimiliki Robin van Persie dalam lima menit awal babak kedua. Sundulan Persie menyambut umpan Giovanni van Bronckhorst masih tepat dipelukan Kawashima. Kembali stiker Arsenal itu memberikan ancaman melalui tendnagan voli, hanya masih melebar.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit 53. Sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan Sneijder, menjebol gawang Kawashima. Kiper Jepang itu sebenarnya sempat menepis bola, hanya saja laju si kulit bundar terlalu deras dan tetap masuk ke gawang.

Jepang merespons dengan peluang Okubo di menit 59. Penyelamatan gemilang dilakukan Stekelenburg untuk mematahkan peluang emas Jepang ini. Samurai Blue juga hampir menyamakan kedudukan di menit 90. Sayang, Okazaki tidak terlalu tenang melakukan penyelesaian.

Pelanggaran terhadap Nagamoto yang dilakukan Nigel De Jong di dalam kotak penalti, tidak dinilai wasit sebagai sebuah pelanggaran. Skor 1-0 untuk Belanda tidak berubah hingga laga usai.

Dinamit Giring Singa Afrika Masuk Kandang


Denmark akhirnya petik kemenangan di Piala Dunia 2010, setelah mampu mengalahkan Kamerun 2-1 di pertandingan kedua grup E. Pada pertandingan perdana, Denmark kalah 0-2 atas Belanda.

Bertanding di Lotus Versfeld, Pretoria, Minggu (20/6/2010) dinihari WIB ini, Kamerun mampuunggul terlebihdahulu pada menit 10 melalui Samuel Eto’o. Gol ini terjadi setelah Eto’o mampu memanfaatkan kesalahan pemain belakang Denmark, Christian Poulsen.

Gol tersebut semakin meningkatkan rasa percaya diri Kamerun, namun disisi lain Debmark semakin agresif untuk menyamakan kedudukan. Pada menit 13, Achille Emana melepaskan tendangan dari luar kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang Denmark. Namun, bola mendatar itu malah bergulir ke sisi kanan gawang.

Selanjutnya menit 17 gikliran Jesper Gronkjaer yang nyaris mencetak gol, ia melepaskan tembakan namun sayang membentur pamain lawan.

Akhirnya, Denmark mampu menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit 34 melalui Nicklas Bentdner. Gol bermula dari umpan Rommedahl kepada Bendtner yang berada di tengah kotak penalti, Bentnder kemudian menjatuhkan diri sambil menjulurkan kaki. Bola mengenai kakinya dan berbelok masuk ke gawang Hamidou Souleymanou.

Memasuki babak kedua, Denmark berbalik unggul pada menit 61 melalui Dennis Rommedahl, Romedahl yang berlari di sayap kanan, mendapat umpan Bendtner dari lapangan tengah, sesampainya di kotak pinalti, Romedahl mengecoh pemain belakang Kamerun dan melepaskan tembakan melengkung, sehingga bola bersarng di sudut kanan gawang Kamerun.

Kamerun yang tertinggal berusaha untuk mengejar, peluang tercipta pada menit 70, ketika Achille Emana berlari di sisi kanan pertahahan Denmark kemudian melepaskan tembakan keras kearah pelukan penjaga gawang Denmark, Thomas Sorensen.

Kemudian, Kamerun nyaris mencetak gol pada menit 84, namun sundulan Mohamadou Idrissou masih melambung tipis diatas gawang Sorensen.

Meski begitu, Kamerun tidak mampu menyamakan kedudukan hingga akhir pertandingan, dan Denmark menang 2-1.

Kemenangan ini, menghantar Denmark naik ke posisi ke 3 dengan poin 3, sedangkan Kamerun dipastikan tersingkir di Piala Dunia 2010 ini. Ini adalah kekalahan kedua Kamerun, sebelumnya Kamerun dikalahkan Jepang di pertandingan perdana grup E.

Selasa, 15 Juni 2010

Samurai Sayat Singa Liar Afrika


BLOEMFONTEIN - Keisuke Honda mengantar Jepang menjaga rekor tak terkalahkannya atas Kamerun. Gol tunggalnya membawa Samurai Biru menang 1-0 sekaligus memberikan tiga angka perdana di babak penyisihan Grup E, Senin (14/6/2010).

Yang dengan kemenangan ini, Jepang memperpanjang rekor tak terkalahkannya atas Kamerun menjadi empat, setelah sebelumnya menang di tiga pertemuan terakhir. Selain itu, wakil Asia ini juga sukses menjaga rekor tak pernah kebobolan dari tim elit Afrika ini.

Berlaga di Free State Stadium, Jepang tampil cukup apik meladeni permainan agresif Kamerun. Formula 4-1-4-1 yang diadopsi pelatih Takeshi Okada sukses membuat Samuel Eto’o dkk kesulitan menemukan celah untuk menembus ketatnya barisan pertahanan.

Sementara di sisi lain, penampilan Kamerun juga tak buruk. Anak-anak asuh Paul Le Guen sukses menampilkan performa seimbang antara melakukan serangan dengan bertahan dengan format 4-3-3. Sayang, keseimbangan permainan skuad Indomitable Lions hanya bertahan sekira 30 menit pertama.

Memasuki menit ke-39, petaka datang menghampiri Kamerun. Berawal dari pergerakan Matsui di sisi lapangan, bek Kamerun tak memberikan penjagaan ketat kepada Keisuke Honda yang berdiri bebas di depan gawang dan tanpa ampun langsung menyambut umpan Matsui dan merobek gawang Hamidou Souleymanou. 1-0 untuk Jepang.

Tertinggal satu gol, Kamerun bereaksi langsung menaikkan tempo permainan. Sayang, upaya yang dilakukan Eto’o, Jean Makoun dan Eric Choupo-Moting masih mampu digagalkan Eiji Kawashima. Keunggulan 1-0 Jepang pun bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Kamerun kembali mengambil inisiatif serangan. Eto’o menunjukkan kelasnya sebagai seorang pemain bintang yang sukses menyabet tiga trofi Liga Champions di dua klub berbeda. Bomber Inter Milan ini sukses melewati hadangan dua bek Jepang untuk memberikan umpan kepada tandemnya Choupo-Moting. Nahas, eksekusi Moting masih belum menemui sasaran.

Memasuki menit ke-55, Kamerun kembali mendapatkan peluang. Stephane Mbia menyisir sisi lapangan untuk kemudian melepaskan umpan silang yang gagal dijangkau Webo. Kamerun yang tak ingin kalah di laga pertama, terus melakukan berbagai cara untuk bisa membobol gawang Jepang.

Di sepuluh menit sisa laga, Kamerun mendapatkaan peluang emas menyemakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh Mbia di menit ke-86. Nahasnya, bola hanya melintas tipis di atas mistar. Hingga laga berakhir kedudukan 1-0 untuk Jepang tetap bertahan.

Hasil ini, maka Jepang untuk sementara sukses menguntit Belanda di puncak klasemen Grup E. Kedua tim sama-sama mengemas tiga angka. Namun, Belanda berhak beradai di puncak karena unggul selisih gol. Sementara bagi Kamerun, kekalahan ini menempatkan mereka di posisi tiga di atas Denmark yang sebelumnya kalah 0-2 dari Belanda.

Oranye Jinakan Dinamit


JOHANNESBURG – Belanda memulai perjalanan di Piala Dunia dengan baik, setelah menjinakkan Tim Dinamit Denmark 2-0, pada laga penyisihan Grup E, di Soccer City Stadium, Senin (14/6/2010).

Sebelum laga, Denmark diprediksi bakal menyulitkan Belanda sedikit terbukti di awal laga. Tim besutan Bert van Marwijk ini kesulitan menembus rapatnya pertahanan Denmark. Pergerakan Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart, Robin van Persie serta Dirk Kuyt bisa direda, barisan belakang Denmark.

Beberapa catatan peluang didapat oleh kedua tim. Sundulan van der Vaart memaksimalkan umpan van Persie di menit 20 masih membentur pemain belakang Denmark.

Tujuh menit berselang giliran Denmark mengancam gawang Maarten Stekelenburg. Umpan Daniel Agger dilanjutkan Dennis Rommedahl dengan tendangan lambung kepada Nicklas Bendtner, sayang sundulannya terlalu lemah.

Robin van Persie menutup peluang di babak pertama. Mendapat umpan daerah, striker Arsenal ini sebenarnya sudah punya ruang tembak. Hanya saja, Persie terlalu lama mengolah bola dan terlanjur ditutup defender Denmark. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Belanda langsung menggebrak di babak kedua. Sebuah umpan silang van Persie, disundul Simon Poulsen, hanya saja bola malah membentur Daniel Agger dan meluncur masuk ke gawang sendiri.

Kiper Thomas Sorensen melakukan penyelamatan untuk mementahkan peluang dari van Persie di menit 52. Masuknya Eljero Elia menggantikan van der Vaart di menit 67 cukup membuat serangan Belanda menjadi lebih hidup. Beberapa kali gerakan Elia membuat barisan belakang Denmark kelimpungan.

Hingga akhirnya satu dua sentuhan dari Sneijder dengan Elia, masih membentur gawang. Beruntung ada Kuyt yang datang menyongsong bola untuk menggenapkan keunggulan menjadi 2-0.

Dengan hasil ini, Belanda mempunyai koleksi tiga poin. Sementara Denmark yang menelan kekalahan, belum punya angka.
Bookmark and Share

wibiya widget