Kamis, 24 Juni 2010

Paraguay Amankan Tahta


POLOKWANE - Hanya bermain imbang tanpa gol melawan Selandia Baru di Stadion Peter Mokaba, Kamis (24/6/2010) malam, sudah cukup bagi Paraguay mengamankan tahta klasemen Grup F, untuk melenggang ke babak 16 besar Piala Dunia 2010.

Mengantongi empat poin, Paraguay berangkat sebagai pemuncak klasemen. Meski demikian, skuad besutan Gerardo Martino harus menang atau minimal imbang jika ingin mengamankan satu tiket ke putaran kedua.

Sementara Selandia Baru, yang sudah mengoleksi dua poin, juga tak boleh kalah. Namun sedikit berbeda dengan Paraguay, karena nasibnya turut ditentukan oleh hasil pertandingan antara Italia vs Slovakia.

Ambisi melaju ke fase knock out, rupanya tak menyulutkan semangat kedua tim tampil agresif. Tercatat sejak kick off dilakukan, tak satupun peluang emas tercipta.

Bahkan, hingga 30 menit berjalan, laga terasa membosankan dengan tempo yang lamban. Serangan demi serangan lebih sering terpatahkan di lapangan tengah. Kalaupun berhasil menusuk jantung pertahanan lawan, tak cukup berbahaya bagi sang penjaga gawang.

Sedangkan di Stadion Ellis Park, Johannesburg, gemuruh suara pendukung Slovakia serentak terdengar di menit 25. Adalah Robert Vittek yang menjadi aktor utama, di mana dirinya sukses menjebol gawang Italia yang dikawal pelapis Gianluigi Buffon, Federico Marchetti. Sementara Slovakia unggul 1-0 atas Italia.

Hingga akhirnya di menit 34, Nelson Valdez membuka peluang bagi Paraguay. Striker bernomor punggung 18 melesakkan tendangan dari jarak 30 yard. Namun, penjaga gawang Selandia Baru Mark Paston mampu mengantisipasinya.

Paraguay masih mendominasi penguasaan bola. Oscar Cardozo sempat mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh. Sayang, tembakan striker milik Benfica di menit 38 melambung di atas mistar gawang. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Tensi pertandingan di awal babak kedua tak kunjung berubah. Namun tak terduga, Selandia Baru membuka peluangnya di menit 48. Simon Elliot menerima umpan terarah Tony Lochhead, namun urung menemukan sasaran.

Sebaliknya, Paraguay nyaris menjebol gawang Selandia Baru di menit 61. Beruntung, tandukan Cristian Riveros mampu dihalau Paston. Sementara itu, Slovakia menambah keunggulan atas Italia menjadi 2-0, setelah Vittek mencetak gol keduanya di menit 73.

Sangat ironis, laga di Stadion Peter Mokaba justru belum menemukan klimaksnya. Paraguay maupun Selandia Baru urung melancarkan serangan berbahaya. Peluang Roque Santa Cruz melalui tendangan bebas pun tak merubah keadaan. Skor kacamata di akhir pertandingan.

Italia justru memperkecil ketinggalan menjadi 1-2, tepat di menit 81, berkat gol Antonio Di Natale. Namun delapan menit kemudian, Slovakia memperlebar jarak menjadi 3-1 melalui gol Kamil Kopunek. Satu menit berselang, Italia kembali menyusul. Fabio Quagliarella merubah skor menjadi 2-3 untuk Italia, namun sia-sia.

Atas hasil ini, Paraguay keluar sebagai juara Grup F dengan perolehan lima poin. Slovakia, yang mengantongi empat poin, akan mendampingi Paraguay di babak 16 besar. Sementara juara bertahan Italia harus angkat koper dari Afrika Selatan bersama Selandia Baru.

Tidak ada komentar:

Bookmark and Share

wibiya widget