
PRETORIA - Amerika Serikat (AS) sukses mengamankan satu tiket ke babak 16 besar, usai menumbangkan salah satu wakil Afrika, Aljazair, dengan skor tipis 1-0 pada laga penyisihan terakhir Grup C, Rabu (23/6/2010) malam. Adalah Landon Donovan yang berjasa menggiring AS, berkat gol semata wayangnya.
Sama-sama mengantongi peluang lolos ke putaran kedua, AS (2 poin) maupun Aljazair (1 poin) enggan menyiakan laga kali ini. Kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi, meski kick off baru saja dilakukan.
Aljazair membuka peluang emas pertama di menit 6, kala Rafik Djebbour berhasil menembus pertahanan AS namun tembakannya belum tepat sasaran. Serangan balik pun langsung dilancarkan AS, hanya satu menit berselang. Herculez Gomez mengetes Rais M’Bolhi, sayang sang penjaga gawang masih terlalu tangguh.
20 menit berlalu, serangan kedua tim belum membuahkan hasil. Namun tiga menit kemudian, pelatih AS Bob Bradley sempat bersorak ketika melihat Gomez menjebol gawang M’Bolhi. Sangat disayangkan, hakim garis mengangkat bendera pertanda offside dan gol tersebut dianulir.
Sementara itu, di Stadion Nelson Mandela, Port Elizabeth, seruan para pendukung Inggris tak terbendung. Tepat di menit 24, Jermaine Defoe sukses menggetarkan gawang Slovenia yang dikawal Samir Handanovic. Sementara, Inggris memimpin klasemen dengan 5 poin.
Batal mencetak angka, AS terus menekan. Peluang kembali tercipta di menit 35 melalui Landon Donovan. Gelandang milik Los Angeles Galaxy melayangkan umpan manis pada Clint Dempsey, namun tendangan Dempsey dari jarak 5 yard sukses diantisipasi M’Bolhi.
Satu menit berselang, giliran Jozy Altidore yang menerima umpan Donovan. Kali inipun Altidore mampu melewati M’Bolhi, namun striker bernomor punggung 17 sangat menyesal karena gagal menyarangkan bola. Fokus bertahan, Aljazair tetap membangun serangan. Sayang, peluang Karim Matmour dan Karim Ziani belum memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Masih mengemban misi yang sama, AS dan Aljazair butuh kemenangan guna lolos dari babak penyisihan grup. Terlebih, kabar keunggulan Inggris 1-0 atas Slovenia sudah sampai ke Stadion Loftus Versfeld. Tak heran jika kedua tim menggempur serangan sejak menit awal babak kedua.
AS tampak lebih dominan. Serangan berbahaya di menit 56, kala Altidore meneruskan umpan Dempsey dan merangsek ke pertahanan Aljazair. Sayang, Altidore gagal memanfaatkannya setelah tendangannya melebar dari gawang M’Bolhi.
Peluang emas silih berganti diciptakan kedua tim. Namun, ketangguhan masing-masing penjaga gawang belum terpatahkan. Meski demikian, Tim Howard terlihat lebih santai dibanding M’Bolhi yang kerap meladeni serangan AS.
Tendangan bebas Michael Bradley di menit 80 sempat mendebarkan jantung M’Bolhi. Beruntung, tendangan anak pelatih AS ini masih bisa diantisipasi. Lagi, tiga menit berselang, tendangan bebas yang dieksekusi Dempsey malah melambung di atas mistar gawang.
90 menit berlalu, tak satupun gawang yang bergetar. Hingga akhirnya memasuki masa injury time, kebuntuan benar-benar terpecah. Berawal dari tembakan Altidore yang gagal dihalau M’Bolhi. Nmaun tiba-tiba, Donovan menusuk dari tengah dan menyambar bola. Kapten tim AS pun membobol gawang M’Bolhi. 1-0 untuk AS.
Nasib sial Aljazair berlanjut, saat kapten tim Anther Yahia menerima kartu kuning kedua dan menyusul kartu merah, karena melakukan protes pada wasit usai pelanggaran yang dilakukan Hassan Yebda di kotak pertahanan AS.
Hingga peluit panjang berbunyi skor tetap 1-0 untuk AS, yang sekaligus mengantarkan Donovan dkk melaju ke babak 16 besar. Pasukan Negeri Paman Sam menyandang predikat juara Grup C dan didampingi Inggris, yang menaklukkan Slovenia 1-0.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar