
JOHANNESBURG - Petenis handal Rafael Nadal mengaku menangis terharu melihat keberhasilan Spanyol mengalahkan Belanda 1-0 di partai final Piala Dunia 2010, Senin (12/7/2010) dini hari WIB.
Peyandang gelar juara delapan kali Grand Slam memang pendukung setia La Furia Roja. Bahkan Nadal meluangkan waktunya untuk mendukung dan menyaksikan secara langsung David Villa dkk berjuang di laga puncak perhelatan sepakbola terakbar dunia di Soccer City Stadium, Johannesburg.
Andres Iniesta menjadi pahlawan kemenangan bagi Spanyol. Gol tunggal yang diciptakan di menit ke 117 (extra time) membawa skuad besutan Vicente Del Bosque meraih gelar juara dunia pertama kalinya dan melengkapi gelar juara Euro 2008.
Saat melihat tim kesayangannya sukses membawa pulang trofi Piala Dunia, petenis nomor satu dunia itu tidak mampu menyembunyikan raut kegembirannya.
"Saya menangis seperti anak kecil. Kami harus merayakannya untuk satu tahun ke depan, karena ini peristiwa yang sulit untuk dipercaya. Tidak mudah untuk bisa mengulanginya," ujar Nadal dikutip Marca.
"Akan sangat gila di rumah. Bayangkan saja, saya menonton laga semi final di Mallorca dan saya merasa sangat luar bisa. Seluruh negara tentu merasa sangat bangga," tambahnya.
Peyandang gelar juara delapan kali Grand Slam memang pendukung setia La Furia Roja. Bahkan Nadal meluangkan waktunya untuk mendukung dan menyaksikan secara langsung David Villa dkk berjuang di laga puncak perhelatan sepakbola terakbar dunia di Soccer City Stadium, Johannesburg.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar