
JOHANNESBURG - Andres Iniesta enggan memikirkan hal-hal lain kecuali menikmati gelar juara pertama Spanyol dalam perhelatan akbar Piala Dunia 2010.
Ya, Iniesta menjadi pahlawan La Furia Roja atas Belanda di partai puncak Piala Dunia Afrika Selatan usai mengakhiri kebuntuan di menit 117. Menyambut umpan Cesc Fabregas, gelandang mungil Barcelona memupuskan impian De Oranje angkat trofi di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dini hari.
"Saya masih belum percaya hasil ini. Saya mempunyai kesempatan mencetak gol yang sangat penting bagi tim saya, dan itu luar biasa," ungkapnya dalam konferensi pers seusai laga.
"Saya memberikan kontribusi kecil dalam pertandingan yang sangat, sangat keras. Banyak hal terjadi di tengah lapangan," tambah gelandang 26 tahun.
"Kami telah memberikan segalanya. Memenangkan Piala Dunia…tidak ada kata-kata yang bisa mendeskripsikan (perasaan) itu," lanjut Iniesta lagi sebagaimana dikutip Reuters.
Konferensi pers Iniesta sendiri sempat 'diusik' Fabregas, Gerard Pique serta Carles Puyol yang menerobos masuk ruangan sambil berteriak "Andres, Anda yang terbaik!"
Menanggapi pertanyaan seputar prediksi gurita Paul yang 'memihak' Spanyol pada Piala Dunia kali ini, Iniesta hanya berkomentar singkat, "Apa yang bisa saya katakan? Kami menang. Gurita itu akan sangat populer di Spanyol," cetusnya sambil berkelakar.
Di tengah euforia tersebut, jelas Iniesta tidak ingin dibebani pikiran macam-macam. Termasuk, peluang Spanyol mempertahankan gelar juara pada Piala Dunia 2014 di Brasil. "Kini saatnya menikmati kemenangan. Kita lihat saja apa yang akan terjadi empat tahun lagi," pungkas nominator Pemain Terbaik Dunia 2009.
Ya, Iniesta menjadi pahlawan La Furia Roja atas Belanda di partai puncak Piala Dunia Afrika Selatan usai mengakhiri kebuntuan di menit 117. Menyambut umpan Cesc Fabregas, gelandang mungil Barcelona memupuskan impian De Oranje angkat trofi di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dini hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar