
CAPE TOWN - Juara bertahan Italia gagal mengawali misi mempertahankan trofi juara dengan mulus. Langkah Gli Azzurri tersendat di pertandingan perdana babak penyisihan Grup F, setelah ditahan 1-1 Paraguay.
Bermain di Green Point Stadium, Selasa (15/6/2010) dini hari WIB, Italia yang mengandalkan Alberto Gilardino sendirian di lini depan, tampil kurang greget di awal laga. Justru Paraguay yang tampak mendominasi laga dan memiliki lebih banyak peluang.
Di menit ke-22, Paraguay mengancam gawang Gigi Buffon melalui bomber andalannya Nelson Valdez. Sayang, upaya Valdez masih belum menemui sasaran. Sepakannya masih menyamping.
Mengemban status juara bertahan, Azzurri jelas tak ingin terus tertekan. Tujuh menit berselang, anak-anak asuh Marcelo Lippi merespon dan balik memiliki peluang melalui spak pojok yang dieksekusi Simone Pepe. Sayang, umpan Pepe yang mengarah ke De Rossi dan Claudio Marchisio masih mampu dihalau bek Paraguay, Antolin Alcaraz yang sigap menyapu bola.
Sepertiga laga berjalan, Paraguay masih terus gencar menekan pertahanan Italia. Memasuki menit ke-39, Paraguay akhirnya berhasil memecah kebuntuan setelah heading Alcaraz menyambut umpan tendangan bebas Aureliano Torres, menhujam deras ke pojok gawang Gigi Buffon. Bagi Alcaraz, ini merupakan gol perdananya di ajang Piala Dunia.
Berada dalam posisi tertinggal 0-1, Azzurri coba bangkit di sisa enam menit babak pertama. Sayang, baik Gilardino, Vinzenzo Iaquinta dan Pepe yang menghuni lini depan Italia, gagal mengkonversi peluang yang didapatnya menjadi gol. Hingga babak pertama usai, juara bertahan masih tertinggal.
Memasuki paruh kedua, Italia langsung tancap gas. Serangan demi serangan pun mulai deras dilancarkan. Di awal babak kedua ini, Lippi juga membuat kejutan dengan menarik kiper andalannya Gianluigi Buffon yang tampak mengalami cedera.
Sementara di lain kubu, Paraguay tampak cukup puas dengan keunggulan 1-0 dan mulai fokus menjaga pertahanan. Namun, strategi “bertahan” yang diterapkan pelatih Gerardo Martinez tampaknya tidak berjalan dengan baik. Italia justru kian leluasa membombardir pertahanan Paraguay.
Puncak gempuran juara bertahan pun terjadi di menit ke-63. Berawal dari sepak pojok Pepe, kiper sekaligus kapten Paraguay, Justo Villar melakukan kesalahan fatal saat memutuskan coba memotong bola. Villar tak mampu menjagkau bola yang melewatinya dan menemui kaki De Rossi yang berdiri di depan gawang kosong. Italia pun berhasil menyamakan kedudukan 1-1.
Berhasil menyamakan kedudukan membuat Gli Azzurri kian gencar melancarkan tekanan. Guna menambah daya dobrak anak asuhnya, pelatih Marcelo Lippi pun memasukkan darah segar seperti Antonio Di Natale yang menggantikan Alberto Gilardino. Keputusan ini pun terbilang tepat. Pasalnya, Italia sukses mendominasi penuh jalannya laga.
Di menit ke-83, Italia memilik peluang emas mengamankan tiga angka lewat kaki Riccardo Montolivo yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Sayang, sepakan gelandang muda yang diplot menggantikan posisi Andrea Pirlo ini masih mampu diblok Villar. Hingga laga usai, Gli Azzurri tak mampu menabah gol dan harus puas berbagi poin satu di laga perdana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar